“Kupi Soboh Kamtibmas”, Cara Polsek Linge Dekatkan Polisi dengan Warga Lewat Secangkir Kopi
“Kupi Soboh Kamtibmas”, Cara Polsek Linge Dekatkan Polisi dengan Warga Lewat Secangkir Kopi
Takengon – Suasana hangat penuh keakraban tampak di sebuah warung kopi sederhana di Kampung Kute Robel, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, Minggu pagi (19/10/2025).
Di tempat itu, personel Polsek Linge duduk berbaur dengan warga dalam kegiatan bertajuk “Kupi Soboh Kamtibmas”, sebuah program yang mengedepankan komunikasi humanis antara polisi dan masyarakat.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut bukan sekadar ngopi biasa. Sembari menikmati kopi khas Linge, para personel kepolisian berbincang santai dengan tokoh masyarakat, pemuda, dan warga sekitar. Beragam topik dibahas—mulai dari pencegahan kenakalan remaja, bahaya narkoba, hingga pentingnya menjaga keamanan lingkungan bersama.
Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhamad Taufiq, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Linge IPTU Rasimin, mengatakan bahwa kegiatan “Kupi Soboh Kamtibmas” merupakan upaya Polri dalam mendekatkan diri dengan masyarakat melalui pendekatan yang sederhana namun penuh makna.
“Lewat kegiatan seperti ini, kami ingin mendengar langsung suara masyarakat—apa yang mereka rasakan, apa yang mereka butuhkan, dan bagaimana kami bisa hadir lebih baik untuk mereka,” ujar IPTU Rasimin dengan penuh kehangatan.
Warga pun menyambut positif kegiatan tersebut. Mereka menilai “Kupi Soboh Kamtibmas” sebagai wadah yang mendekatkan polisi dengan masyarakat tanpa sekat.
“Rasanya seperti berbicara dengan saudara sendiri. Polisi sekarang lebih terbuka dan peduli,” ungkap salah seorang tokoh masyarakat setempat.
Dari dialog yang berlangsung santai itu, sejumlah aspirasi dan masukan masyarakat berhasil dihimpun, yang akan menjadi bahan evaluasi bagi Polsek Linge dalam meningkatkan pelayanan serta keamanan di wilayahnya.
Lebih dari sekadar kegiatan seremonial, “Kupi Soboh Kamtibmas” menjadi simbol nyata bahwa Polri hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai sahabat masyarakat—menyatu dalam kehidupan warga, mendengar dengan hati, dan bekerja dengan empati.
Komentar
Tambah Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!